Ruang Lingkup Sinyal Internet Hotspot
Internet hotspot, merupakan kebutuhan bagi para pengguna yang memerlukan informasi nirkabel secara mobile. Layanan ini dapat dibangun melalui berbagai jenis macam Access Point.
Dalam market IT Indonesia, salah satu produk Access Point ialah Ruckus. Alat ini dapat beroperasi dengan baik dan maksimal bila ditempatkan di luar ruangan (Outdoor). Namun untuk pemasangan di dalam ruangan (Indoor), kemampuan operasinya dalam gedung yang bertingkat, maksimal hanya meng-cover area dua lantai saja.
Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah struktur desain bangunan yang mempunyai karakteristik berbeda. Untuk tembok bangunan biasa, nampaknya sinyal yang diperoleh dapat dilewati dengan baik, tanpa harus khawatir terputusnya sinyal.
Sedangkan bagi struktur desain bangunan beton, ada sedikit kendala yakni kemampuan daya jangkau dan daya pancar sinyal dari alat Access Point agak terbatas. Apalagi kalau desain bangunan terdiri dari banyak ruangan. Tentunya berpengaruh dalam capaian sinyal yang diterima.
Teknologi antena yang diusung menggunakan metode omnidirectional dengan polarisasi horizontal. Ideal digunakan untuk Access Point, Hotspot dengan tingkat frekuensi tinggi dan coverage area yang luas. Hanya saja karena antena ini memiliki polarisasi horizontal, maka pemasangan harus dipasang secara horizontal.
Sayangnya pada ujung tombak marketing, mereka tidak mau ambil pusing dengan masalah teknis tadi. Yang penting asal target penjualan tercapai, maka segala argumentasi pun dikemukakan. Mereka melupakan hal yang sangat mendasar selain angka target penjualan, yakni edukasi pasar (pelanggan). Toh pasar pun tidak semuanya buta informasi. Karena konsumen itu memerlukan pendekatan kepuasan komunikasi yang sederhana. Semakin mereka mengerti dan memahami, semakin mudah pula penetrasi suatu barang atau produk yang ditawarkan.

