Catatan Bayu N. Saputra

March 24, 2009

Ban Motor

Filed under: Informasi Umum - bayunsaputra @ 8:08 am

 

Kendaraan motor yang biasa saya pakai, merupakan produk Jepang lansiran tahun 1982. Dikeluarkan dengan jenis rangka bebek dan dikenal luas oleh khalayak dengan sebutan Super Cub.

Motor Super Cup (khas pengucapan Indonesia), pada masanya telah banyak digunakan untuk keperluan transportasi dalam kota. Keunggulan utamanya terletak pada konsumsi bahan bakar yang irit, dan perawatannya sangat mudah bagi pengguna awam sekalipun.

Meskipun dukungan suku cadang asli dari pabrikan sudah lama tidak diproduksi, onderdil kendaraan bermotor jenis ini dapat kita temukan di bengkel-bengkel umum yang banyak menawarkan jasa layanan perbaikan dan perawatan kendaraan bermotor

Memang kalau dibanding dengan motor rilis terbaru keluaran Honda, sangat berbeda jauh. Baik dari sisi teknologi, kecepatan, maupun kenyamanan. Motor pabrikan sekarang untuk jenis bebek, rata-rata mempunyai tunggangan kecepatan lari diatas 100 cc.

Dengan segala romantikanya, motor Super Cup yang telah setia menemani perjalanan saya, mampu bertahan dengan segala keterbatasannya. Dua hari kemarin “Abah” (panggilan motor saya), jalannya oleng. Seperti orang yang kakinya sakit kalau berjalan. Setelah periksa sana-sini, ternyata masalah yang mendera “Abah” yaitu putaran roda depan tidak stabil alias goyang.

Untuk memastikan kendala yang dihadapi, saya coba untuk memapah “Abah” perlahan. Kondisi masih seperti semula tidak berubah, langkahnya bergetar ke kanan dan kiri. Kalau manusia diibaratkan sudah sepuh. Harus disangga dengan tongkat.

Karena ingin melihat “Abah” tampil gagah kembali, akhirnya saya memutuskan untuk mengganti Velg dengan yang baru. Sebagai tempat menyangga, tentunya harus dipilih mana yang sesuai dengan kondisi “Abah” yang semakin renta.

Akhirnya saya temukan sebuah lokasi tempat penjualan Velg tidak jauh dari tempat tinggal saya, di daerah Ciwastra. Untuk mendapatkan yang terbaik, saya pilih dari sekian banyak Velg yang ada. Tawar-menawar pun tak terhindarkan. Tanpa banyak pertimbangan lagi, setelah dicapai kesepakatan harga maka langsung saja Velg tersebut dipasang.

Dengan hati gembira “Abah” kelihatannya sekarang sudah nampak sehat dan gagah. Hati pun tenang, melihat situasi membaik. Namun tak lama berselang, keesokan harinya “Abah” jalannya limbung lagi. Situasinya tambah parah, yaitu roda depan seringkali kempes.

Untuk kesekian kalinya demi “Abah” saya membeli ban dalam terbaru. Dengan merek terbaik di kelasnya. Dan pilihan pun jatuh pada salah satu produk terkenal buatan dalam negeri.

Sebagai orang Indonesia, saya senang memakai dan membeli barang buatan lokal (dalam negeri). Meskipun pada kenyataannya tidak akan bertahan lama. Tapi setidaknya, apa yang dilakukan dapat memberikan sumbangsih kecil bagi kemajuan ekonomi nasional dengan membeli produk lokal.

Kembali ke “Abah”, ban lama dibuang diganti dengan yang baru. Setelah dipasang oleh montir yang terampil, dan diberi tekanan angin, saya coba untuk mengajak “Abah” berjalan. Pelan tapi pasti, jalannya tidak goyang kanan-kiri lagi. Kecepatan lari “Abah” saya tambah, ternyata masih sanggup mengimbangi. Ini ditandai dengan stabilnya putaran roda depan, tanpa goyang sana-sini, tengok kanan-kiri. “Abah, memang Super Cup sekali”, begitu gumam saya dalam hati.

Selidik punya selidik, saya lihat ban dalam yang baru saja diganti. Ternyata kondisi fisiknya sudah tidak layak pakai lagi. Karet luarnya sudah kelihatan terbuka disana-sini. Dampaknya, jelas tekanan angin pasti tidak dapat berfungsi dengan maskimal yang mengakibatkan “Abah” berjalan atau berlari tidak stabil.

Diperlukan perhatian yang lebih agar “Abah” selalu terkontrol dengan baik. Memang jangankan mesin, manusia pun apabila telah uzur akan mengalami hal-hal serupa. Penglihatan sudah tidak fokus, bicara tak jelas, dan kalau berjalan lambat. Itulah penuaan yang terjadi dalam diri manusia. Sedangkan pada ban motor, kita mungkin menyebutnya “aus”.

Bayu N. Saputra
email: bnugrahasb@yahoo.com or bayuns@gmail.com

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://bayunsaputra.blogsome.com/2009/03/24/ban-motor/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1430 H.

Google
 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King